Saturday, August 18, 2007

Merayakan Agustus


Upacara bendera murid-murid madrasah di daerah Cilincing

Memotret 17 Agustus memang agenda tahunan buat sebagian besar fotografer. Buat saya sebenarnya tidak terlalu tertarik memotret 17-an tahun ini, pertama karena sedang jenuh di Jakarta, kedua saya tahu pasti banyak fotografer yang akan datang di spot-spot yang menarik, hal ini membuat saya tidak nyaman dalam memotret, entah kenapa....


Suku Asmat dari Papua ikut memanjat pinang di Pantai Karnival, Ancol

Seperti tahun lalu saya memotret di Ancol, yah sekadar iseng daripada diam di rumah dan kebetulan teman saya ada motor untuk ditebengi. Tahun ini perbedaannya ada 2 yang terlihat di lomba panjat pinang di Pantai Carnaval Ancol, pertama jumlah pinang meningkat menjadi 262 dari tahun lalu yang hanya 162. Kedua, jumlah fotografer yang meliput event ini bertambah banyak, saya perkirakan ada sekitar 100-an fotografer disana. Hampir 2 kali lipat dari tahun lalu.

Sebelum ke Ancol saya juga ke daerah Kalibaru di Cilincing. Tidak ada rencana sebenarnya kesini, hanya kebetulan saja, teman saya ingin memotret kesini, jadilah saya iseng2 ikut. Disana ada upacara bendera oleh anak-anak SD madrasah. Ada juga paskibranya, yang mencolok dengan seragam putihnya, upacara yang sederhana di tengah kampung yang miskin dan kumuh.



Buat saya sendiri, 17 agustus terlihat seperti bentuk nasionalisme musiman saja buat sebagian besar rakyatnya...

Perayaan atas kemerdekaan di atas sejarah namun tidak secara hakiki.

3 comments:

Wid said...

Aku juga sering ngerasain hal yg sama Ron soal motret rame², entah kenapa rasanya jadi nggak nyaman... mungkin karena rasa 'ketakutan' akan membuat frame² yg sama dengan kebanyakan orang? So many 'photographers' these days, makes you question how you could differentiate yourself from the rest.

Btw aku suka banget frame #1 dan #2, terutama yg kedua... you got really good eyes for lighting, tadi sempet kukira isolasi warna di photoshop hehehe :D

Rony Zakaria said...

wid, iya ga nyaman dengan banyak fotografer. Tapi bukan karena ketakutan akan sama angle intinya, namun lebih kepada kenyamanan memotret. Itu sebabnya aku lebih sering motret sendiri atau paling banyak berdua.

Anthony said...

Idem :) aku juga lebih suka motret dengan sejumlah kecil teman saja, kalau sudah banyak banget orang jadi kurang "khusyuk" dan "enjoy" motretnya...
Btw I love the #2 dan #3 photos, color tone dan dimensinya keluar...salam