Monday, August 06, 2007

Kekecewaan yang bernama Astro


Wayne Rooney (source: Business Week)

Hari ini saya mendapat kabar yang sangat mengecewakan hati. Astro TV, sebuah perusahaan TV kabel asal negeri Malaysia mengumumkan pembelian hak siar mereka atas Liga Inggris untuk kawasan Indonesia. Saya kecewa dan banyak dari penggemar sepakbola pun tidak percaya dan tidak rela tayangan liga inggris harus jatuh ke Astro TV.

Bukan apa-apa, selama ini liga Inggris selalu disiarkan oleh Trans7 (sebelumnya bernama TV7) dan selalu bisa dinikmati gratis oleh para pemirsa. Tentu dengan iklan yang bejibun dan sponsor rokok yang menghiasi tayangan langsung bola, semua itu dapat dimaklumi, semata demi tontonan yang bermutu dan terlebih lagi GRATIS!

Namun dengan kabar Astro sudah mendapat hak resmi atas premier league, mau tak mau siapapun yang ingin menonton pertandingan langsung Liga Inggris di akhir pekan harus merogoh kocek untuk berlangganan Astro TV. Yah, sebuah fakta baru buat penggemar bola di tanah air, untuk melihat Liverpool, Manchester United, Chelsea atau Arsenal, mereka harus keluar duit, tidak semudah dahulu yang tinggal menyalakan tv saja dan duduk.

Saya sendiri adalah penggemar liga Inggris, terutama tim Manchester United. Bisa dibilang saya dahulu adalah salah satu fans terberat United saat masih bersekolah. Sekarang pun masih menjadi fans berat namun tidak sefanatik dulu. Masih teringat bagaimana dulu saya langsung jatuh cinta pertama kali dengan Manchester United ketika melihat sang kapten Eric "The King" Cantona lewat aksi-aksinya yang disiarkan oleh SCTV pada waktu itu. Waktu itu masih 1997, saya masih berusia 13 tahun, sebuah tayangan yang membuat saya bergairah dan bercita-cita menjadi pesepakbola walaupun akhirnya tidak kesampaian.

SCTV sendiri terus menyiarkan Liga Inggris sampai tahun 2003 (kalau tidak salah), masa itu SCTV menguasai Liga Inggris dan RCTI menyainginya dengan Serie A Italia yang sedang jaya-jayanya waktu itu dan disusul oleh ANTV dengan Liga Indonesia dan Spanyol. Pada tahun 2003 sempat juga terjadi kejadian seperti ini, Liga Inggris tidak lagi ditayangkan oleh televisi lokal, waktu itu SCTV melepas hak siarnya karena dianggap terlalu mahal biayanya. Namun akhirnya TV7 yang waktu itu masih dimiliki oleh kelompok Kompas-Gramedia come to the rescue untuk menyiarkan Liga Inggris.

Kini setelah Astro mendapatkan hak siar Liga Inggris, rasanya lenyap sudah mimpi saya untuk rileks di akhir pekan sambil menyalakan televisi untuk sekadar teriak-teriak, dan terhibur oleh gocekan Christiano Ronaldo, Kelincahan Rooney, dan bakat besar yang dimiliki oleh rekrutan baru United, Nani, Anderson dan Owen Hargreaves. Kesalahan memang bukan dibuat oleh Astro. Bukan salah siapa-siapa. Ini murni keputusan bisnis.

Sayang sungguh sayang.

3 comments:

Lius Yansen said...

Iya, ikut kecewa jg :(
padahal baru mo jadi pendukung MU karena kehadiran Tevez

Stefanie I said...

ho3x.. ron, d rmh gue ada astro.. Tpi sayang skali ron.. gue ga suka nonton bola..he3x...

Debby said...

Wah…wah… yang pada kecewa ga bisa nonton pertandingan Liga Inggris musim ini dan dua musim yang akan datang, ga usah sedih. kalo mau berlangganan ASTRO, tinggal hubungi saya saja di nomor telepon 021-98710001/081314389589 khusus untuk wilayah Jakarta dan Surabaya. Biaya pasangnya hanya Rp. 200.000 dan selama 3 bulan pertama akan mendapatkan Gratis 2 paket (Arena-khusus sport, Cinema-khusus film). Jadi, nonton Bola bisa jalan terus dan keluarga pun terhibur dengan acara2 yang menarik persembahan dari Astro. Gimana, serukan? :)