Saturday, February 04, 2006

What Am I Going To Do?

Saya sudah lama tidak menulis selama hampir 2 bulan, setelah diterjang berbagai macam masalah. Kesempatan untuk menulis datang kembali ketika masalah tersebut satu persatu dapat teratasi walau tidak dapat sekaligus. Dengan pikiran yang lebih jernih saat saya menulis tulisan saya ini, ingatan saya kembali me-review, apa yang terjadi pada saya dan apa yang ada dalam pikiran saya pada 2 bulan yang kelam tersebut.

"What am I going to do with my life?", itulah pertanyaan yang sering terpikirkan di benak saya pada masa-masa 2 bulan lalu. Pertanyaan yang tidak dapat terjawab pada saat itu karena semua diliputi kebingungan dan ketidak pastian terutama dari dalam diri sendiri. Karena itu kini saya merasa penting untuk seseorang untuk mempunyai purpose of life atau tujuan hidup. Mungkin pada saat masa anak-anak atau remaja, hal tersebut belum terpikirkan sama sekali apalagi jika semua dialami dengan gembira tanpa kesusahan. Itupun yang saya alami, sebelumnya saya tidak pernah menemukan tujuan yang pasti dari hidup saya.

Saya dahulu selalu berpikir, hidup tergantung dari lamanya kita hidup, karena dengan itu kita bisa memanfaatkan waktu yang lama tersebut untuk menghiasinya. Itu menurut saya ada benarnya pula, namun sesungguhnya lama hidup itu tidak terlalu mempengaruhi hidup kita jika kita telah "bahagia" dalam kehidupan kita.

Kenapa sih orang ada yang takut mati? Banyak orang yang takut akan kematian walau dia telah hidup dengan cukup lama? Bukankah dia sudah menikmati hidup dan bahagia? Menurut saya orang takut akan kematian karena ia merasa belum mendapatkan kebahagiaan sejati dari hidupnya terlepas dari berapa lama dia hidup. Banyak orang-orang yang saya baca, terlepas dari penyakit kronis dan gawat yang mereka idap, mereka tetap menjalani hidup dengan tenang dan tidak takut akan jalan akhir yang akan mereka temui yaitu kematian. Mengapa mereka tidak takut? Karena mereka sudah menemukan kebahagiaan sejati dalam hidup mereka.

Kalau begitu bagaimana kita mencapai kebahagiaan dalam hidup kita? Itu semua tergantung pada masing-masing manusia menurut saya. Karena kebahagiaan itu relatif dan tidak sama untuk semua orang. Karena itu penting bagi kita agar bisa memanfaatkan waktu hidup kita terlepas dari umur panjang atau pendek agar dapat menemukan kebahagiaan di hidup ini. Itu semua dimulai dari diri sendiri, menentukan apa yang ingin kita lakukan pada hidup kita ini, apa yang ingin kita capai? Ada orang yang bijak mengatakan bahwa jika kita bingung dengan hidup kita, mulailah dengan sesuatu yang bisa membuatmu bangga dan senang.

Tujuan hidup saya jika ditanya, cukup sederhana saja sebenarnya, ingin melihat hal-hal baru di dunia ini dan "menceritakannya" pada orang lain. Mengapa tujuan saya demikian? Karena saya merasakannya sendiri. Jika saya diceritakan teman saya tentang suatu tempat misalnya dan saya mendengarkannya maka saya akan excited, namun saya akan lebih tertarik dan gembira jika bisa melihatnya lewat majalah, foto, atau televisi namun tidak ada yang lebih bahagia setidaknya menurut saya jika merasakan langsung di tempat itu sendiri karena kita bisa melihat, "membacanya", "mendengarnya" sekaligus. Namun tentu saja tidak semua orang bisa punya kesempatan untuk melihat secara langsung, karena itu saya mempunyai tujuan untuk selain berpetualang melihat hal-hal baru juga menceritakan dan memperlihatkannya ke orang lain yang tidak dapat pergi langsung, dan membuat mereka lebih excited daripada hanya sekadar mendengarnya saja.

Tujuan hidup adalah milik kita sendiri, dan setiap orang mempunyai tujuan yang berbeda-beda namun ada satu hal yang sama. Sebelum kita membuat tujuan tersebut kita harus meyakinkan diri kita sendiri sebelum meyakinkan orang lain tentang tujuan hidup kita. Untuk saya, keyakinan itu sudah ada pada diri saya tinggal membuktikannya ke orang lain.

No comments: